Bukankah berada di puncak selalu menyenangkan?

Bau busuk tak pernah tercium sampai ke atas

Hanya mengendap di bawah

Dan kita lupa turun kembali

(Lelaki Terindah, Andrei Aksana)

 

Puisi yang cocok banget buat para politikus negeri ini. As we know, some politicians in this country don’t care about us. Keenakan di atas dan tidak peduli dengan rakyatnya. Atau lebih tepatnya pura-pura tak menyadari adanya  bau busuk menusuk hidung di antara padatnya jalanan kota? We don’t know. Akibatnya rakyat stuck dalam penderitaan yang tak berkesudahan. Para politikus licik yang bahkan tidak mau lengser dari jabatannya. Bagaimana negara ini bisa maju kalau sistem yang ada penuh dengan nepotisme?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s