27 November 2011 : Hari yang cukup berat

 

Kamu pikir anak rumah ga kompeten?

Kamu pikir anak rumah ga bagus kalo jadi BPH?

Kamu pikir anak rumah ga bisa bebas?

Kamu pikir anak rumah ga bisa fleksibel?

Kamu pikir anak rumah ga bisa pulang sampai larut malam?

Kamu pikir kita hanya memikirkan diri sendiri?

Kamu pikir rapat hingga larut malam akan selalu menghasilkan keputusan yang baik?

Kamu pikir keakraban hanya bisa dibangun di luar rumah?

Kamu pikir anak tua ga bisa ngertiin kegiatan ini?

Kamu pikir ijin ke orang tua kita itu sulit banget?

Kamu pikir mereka ga bakal ngijinin kita?

Kamu pikir punya jam malam itu salah?

Kamu pikir semua acara tergantung sama kamu?

Kamu pikir kamu itu pusatnya kita?

Kamu pikir kita ga tau kebusukanmu?

 

 

Kamu pikir kita ga sakit hati sama kata-katamu?

Sakit sekali. Air mata udah sampai pelupuk mata. Tapi kita ga bakal nangis, kita ga lemah. Kita anak rumahan jauh lebih baik dari kamu, kita percaya itu. Terserah pendapat kamu tentang kita. Jangan harap kita bakal peduli. Bahkan untuk melihat ke arahmua pun, kita ga bakal sudi. Sakit hati yang kamu bikin itu udah tingkat dewa. Langsung nusuk ke hati, sampai ekspresi kita semua sama: pengen nangis. Kita pengen nangis karena kita marah, kamu gatau apa-apa tapi seenaknya bikin judgement. Tau apa kamu? Dasar pengadu domba brengsek!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s