malam ini (atau subuh?) saya tidak dalam keadaan baik-baik saja. maksudnya hati saya. entah apa yang akan saya tulis, tapi yang pasti saya hanya ingin menulis saat ini. siapapun yang membaca, saya ingatkan (sebelum terlambat), ini hanyalah ocehan seorang gadis yang ga jelas alurnya! haha

galau. sedikit haram dengan kata ini. namun ternyata saya sedang mengalaminya haha agak malu deh. bukan dalam artian bingung memilih antara dua pilihan atau bagaimana. namun lebih ke arah ingin meninggalkan suatu rasa yang saya sendiri ga ngerti ini perasaaan macam apa. galau mendefiniikan rasa satu ini. apakah ini rindu, cinta, cemburu, iri atau apa? tanyakan pada rumput yang gersang, seperti hati saya. ceileh

tapi yang pasti, saya yakin kalau lagi galau. saya ingin berjalan ke depan, tapi tidak melihat sesuatu yang pasti di sana. inilah yang membuat galau ingin kembali ke belakang. tanpa disadari saya mundur terus-menerus hingga terjatuh sendiri ke dalam lubang yang dulu membuat saya kesulitan untuk keluar. memang salah saya, berjalan mundur tanpa memikirkan apa yang akan saya tabrak di belakang. padahala saya tidak bisa menghapus jejak kaki lagi kan? tapi kenapa saya tetap ngeyel? apa mungkin, saya terlalu takut menghadapi sesuatu yang belum jelas sehingga memilih kembali ke belakang karena tahu bahwa saya bisa melewatinya?

jadi pada intinya saya ini penakut. memang, ga salah sepenuhnya. saya takut apa yang akan saya hadapi ke depannya lebih menyakitkan. jalan di belakang itu sudah banyak kerikil dan lubang. kenapa susah sekali mencari jalan yang mulus? saya takut jatuh ke lubang yang lebih besar daripada sebelumnya. tapi ga pengen jatuh ke lubang yang sama juga sih. bodoh itu namanya

ketakutan inilah yang akhirnya membat saya galau. saya pengen maju ke depan tetapi takut. jalan di depan terlalu gelap dan kosong. sangat berbeda dengan masa lalu yang berwarna. atau jangan-jangan, jalan di belakang itu sebenarnya juga sama dengan jalan di depan? cuma bedanya ada cahaya di sana. saya harap sayalah cahaya itu.

yah, pada intinya, saya takut membuat cerita baru. semacam ingin kembali dengan cerita lama namun sudah terlambat. saya takut dengan cerita baru yang tidak lebih indah dari cerita lama itu. saya ingin kembali ke cerita lama itu, bisa tidak? lagi pula, yang punya cerita kan tidak hanya saya, yang lain juga ada. ya ampun Tuhan, saya benar-benar pusing. saya takut ada cerita baru yang tidak ingin saya dengar tatapi saya harus mendengarnya.

ya ampun, post satu ini benar-benar sampah!

8 thoughts on “sedikit ocehan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s