Jalan-jalan ke JungleLand Sentul, Asik!

Piknik dulu lah, biar ga gila. -Yanti, 2016.

Minggu (4/12), saya dan segenap keluarga besar Metro TV berbondong-bondong hijrah ke JungleLand Sentul City di Bogor untuk mengikuti family gathering MetroFest2016. Tentu saja semua bersemangat, biarpun di ibukota sedang ada acara besar #KitaIndonesia yang diasumsikan sebagai saingan Aksi Bela Islam Jilid 3. Padahal ya engga…

Oke, balik lagi ke MetroFest2016, kami pun berkumpul di kantor, yaitu gedung Metro TV pukul 5 pagi. Sebenarnya, pukul setengah 6, tapi karena teman saya Sonya didaulat jadi koordinator bus, saya pun diajak jadi asistennya. Jadilah kami jam 5 pagi sudah meluncur ke Lobby Grand. Ternyata beberapa orang/keluarga sudah nongkrong duluan di sana. Wuih…… Bangun jam berapa mereka? Saya yang cuma 3 menit jalan kaki aja rasanya masih ngantuk.

Singkat cerita, kami pun berangkat sekitar pukul setengah 7 dan sampai di sana sekitar pukul setengah 9. Sejujurnya saya gak tahu bagaimana perjalanan, kata mereka sih bus berjalan sangat lambat, karena saya langsung terlelap begitu kepala nempel di kursih hahahaha.

Sesampainya di sana, kami langsung meregistrasikan diri dan mencari teman-teman yang kami kenal yang kemudian dilanjutkan dengan swafoto bersama.

image

image

image

image

Setelah itu, kami diberikan es krim sebagai welcoming snack. Lumayan, janggal perut sebelum mencoba wahana (walaupun sudah diberi jajanan pasar waktu regitrasi). Kami menghabiskan es krim dengan perpaduan rasa yang wagu (alias ga nyambung) di spot replika candi. Saya googling, tak ada namanya heeee.

image

Setelah perut lumayan terisi, kami pun mulai mencari wahana yang ingin dimainkan. Pasukan kami terdiri dari 8 orang reporter yang 7 diantaranya masih lajang (belum nikah maksudnya) yaitu Kak Oje (Githa Farahdina), Bang Deny (Deny Irwanto), Bang Ogi (Yogi Bayu Aji), Bang Dheri (Dheri Agriesta), Bang Arga (Arga Soemantri), Onye (Sonya Michaella), dan Nunu (Whisnu Mardiansyah).

Kami pun mencoba wahana pertama, yaitu Wave Swinger. Wahana ini seperti Ontang-Anting di Dufan, tapi versi ringan. Biarpun begitu, saya tetap saja deg-degan. Karena ada yang takut, akhirnya yang naik hanya berempat: saya, Onye, Bang Ogi dan Bang Dheri. Saat wahana dimainkan, saya lumayan takut tapi kemudian saya malah jadi ketawa-ketawa sendiri soalnya Bang Ogi yang duduk di belakang saya teriak-teriak heboh banget! Asli, saya ngakak-ngakak sambil teriak-teriak ga jelas (biar ga kalah heboh sama Bang Ogi) hahaha!

image

Setelah itu, kami beralih ke Harvest Time. Ini semacam roller coaster mini yang hanya dua putaran. Kami sebenarnya tak terlalu cemas karena memang tak terlalu kencang dan ekstrem jalurnya. Namun jantung kami lumayan terpacu saat kereta setengah miring karena sejujurnya kami semua merasa kereta tidak stabil! Jadilah kami sok-sok heboh teriak-teriak ga jelas biar berasa asik hihihi.

Kemudian kami beranjak ke wahana ketiga, Haunted House alias rumah hantu. Di wahana ini, Bang Deny gamau masuk, jadilah kami bertujuh aja. Dan ketahuan sudah pada penakut ini reporter-reporter sangar fisik. Saya disuruh paling depan saat menuju kereta, sambil didorong-dorong pula! Padahal saat itu ada bapak-bapak di depan saya, eh dia ikutan mundur, malah di belakang Bang Arga… Pas saya berhenti gamau maju, mereka juga ikutan berhenti, ya ampun! Singkat cerita, kami naik kereta yang isinya masing-masing 4 orang. Kereta kami berisikan saya dan Bang Arga di depan, Onye dan Bang Dheri di belakang. Dan ternyata Nunu ga kebagian tempat duduk, jadilah dia harus nunggu giliran berikutnya. Hahahaha, kasian sih mana mukanya juga rada takut gitu lagi. Ya masa nanti dia ketakutan, megang-megang bahu orang ga dikenal? Kan tengsin!

Kereta pun berjalan sangat lambat supaya kami bisa melihat boneka-boneka ala bule menyeramkan (yang pastinya berlumuran darah dan baju robek-robek) disertai demgan perabot-perabot usang yang biaa menimbulkan bunyi-bunyi menyeramkan. Rasanya, kami lebih menikmati ketimbang ketakutan. Ketika masih ada cahaya, kami tidak terlalu takut, bahkan bisa ngobrol-ngobrol santai. Namun, kami cukup ketakutan ketika tiba-tiba ada orang yang muncul dari tikungan gelap! Sontak saya tarik-tarik lengan baju Bang Arga dan Onye pun demikian dari belakang hahahaha. Kami berdua teriak-teriak heboh. Ternyata itu hanya petugas yang sepertinya tidak dimaksudkan untuk menakuti, karena baju dia juga biasa aja.

Keluar dari wahan tersebut, Kak Oje bilang kalau di keretanya ada bapak-bapak yang melawak dimana saat melewati ruang penjara, bapak itu malah bilang ke boneka: “Lu ngapain sih kok sampai bisa masuk penjara?” Hahahaha asli lawak sih!

Menjelang siang, kami pun kelaparan. Saat menuju panggung utama untuk minta konsumsi, kami menyempatkan diri untuk mampir ke wahana yang searah, yaitu Dino World. Seperti namanya, ini semacam museum kecil makhluk purbakala. Tempatnya gelap dan ada efek suara-suara dari makhluk-makhluk yang saya kenal lewat film Jurassic Park dan Godzilla tersebut. Kami pun ikut mengeluarkan suara-suara yang serupa, erangan yang ga jelas antara singa kelaparan atau orang nguap kepanjangan…

image

image

Siangnya, setelah makan, kami mampir ke Three Point Basket. Saya sih karena pakai sepatu sendal, cukup tahu diri dengan diam saja dan iseng foto-foto wahana di sebelah, Rainbow Train buat anak-anak. Tapi aaya bosan dan kemudian berkelana sendiri mencari spot yang bagus.

image

image

image

image

image

image

Sayangnya, siang hari hujan deras sehingga saya dan Onye yang udah ngantri setengah jam batal bermain wahana yang saya lupa apa namanya (lupa googling hehe, tapi ada gambarnya kok). Padahal itu adalah wahana yang pengen banget saya coba soalnya bisa berputar 360 derajat! Seru nih pasti…..

image

image

Kami pun akhirnya berteduh sambil tidur-tidur ayam karena sangat ngantuk. Tapi ya namanya wartawan ya, semua kejadian difoto aja. Kali ini Bang Arga sama Bang Dheri iseng banget bikin meme dari foto-foto kita, semua jadi korban! Tapi lucu sih hahahahaha

image

image

image

image

Setelah hujan reda, kami pun nongkrong-nongkong di Starbucks yang ada di depan karena udah males coba wahana lain. Kami lebih butuh kopi untuk membuat mata tetap melek! Dan ternyata emang hujan deras datang lagi, untunglah kami tak lanjut. Kami pun menunggu kepulangan dengan ngobrol-ngobrol syantik (alias gosip hangat soal kantor hihi).

Demikianlah awal minggu di bulan Desember 2016 saya habiskan. Cukup menyenangkan dan menyegarkan pikiran tentunya. Selain bisa memacu adrenalin, keakraban pun semakin erat. Senangnya!

Terakhir, sebagai anak kekinian, tentunya tak afdol kalo belum pamer swafoto hihihi. Ga banyak kok, cuma dua :p

image

image

Bunch of loves,
Yanti Nainggolan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s